Satuan Acara Penyuluhan

SAP Perawatan Luka

SATUAN ACARA PENYULUHAN

PERAWATAN LUKA SECARA UMUM

 

 index

DISUSUN OLEH         :

Ovilia Margaretha

AKADEMI KEPERAWATAN PAMENANG

PARE-KEDIRI

2016

 

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan           : Perawatan Luka

Sasaran                        : Keluarga pasien

Tempat                        : Ruang 17 (IRNA II) RSUD Saiful Anwar Malang

  1. Tujuan

Tujuan Umum

Setelah dilakukan tindakan pendidikan kesehatan diharapkan keluarga klien dapat memahami mengenai perawatan luka.

  1.   Tujuan Khusus

Setelah dilakukan tindakan pendidikan kesehatan diharapkankeluarga klien :

  1. Menjelaskan kembali pengertian perawatan luka dengan kalimatnya sendiri
  2. Menyebutkan tujuan perawatan luka
  3. Menyebutkan kembali alat-alat  perawatan luka
  4. Menyebutkan kerugian tidak melakukan perawatan luka.

 

  1. Materi    : (terlampir)
  2. Metoda  : Ceramah dan tanya jawab
  3. Media    : Leaflet dan Power point

 

 

  1. Strategi Pelaksanaan
NO KEGIATAN PENYULUH KLUARGA PASIEN
1.

 

 

 

2.

 

 

 

 

 

 

 

3.

Pembukaan

 

 

 

Kegiatan Inti

 

 

 

 

 

 

 

Penutup

1. Mengucapkan salam

2. Memperkenalkan diri

3.    Menjelaskan tujuan

 

1.     Menjelaskan materi tentang Perawatan luka

2.     Memberikan kesempatan untuk bertanya

3.     Menjawab pertanyaan yang diajukan

 

1.      Mengulang kembali materi yang disampaikan dengan mengajukan pertanyaan

2.      Mengucapkan salam

Menjawab salam

Menerima dengan baik

Menyimak dengan baik

 

Menyimak dengan baik

 

Mengajukan beberapa pertanyaan

 

Menyimak dengan baik

 

 

Mampu menjawab pertanyaan yang diajukan

 

 

 

Menjawab salam

 

 

 

 

  1. Evaluasi : Lisan dengan mengajukan beberapa pertanyaan
  2. Jelaskan pengertian perawatan luka ?
  3. Sebutkan tujuan perawatan luka ?
  4. Sebutkan alat-alat perawatan luka ?
  5. Sebutkan kerugian tidak melakukan perawatan luka ?

 

 

MATERI PENYULUHAN

 

  1. PENGERTIAN

Luka adalah kulit merupakan bagian tubuh paling luar yang berguna dalam melindungi diri dari trauma luar dan masuknya benda asing. Trauma dapat menyebabkan luka pada kulit, yaitu suatu keadaan terputusnya kontinuitas jaringan tubuh karena gesekan, tekanan, suhu, infeksi, dan yang lainnya yang dapat menyebabkan terganggunya fungsi tubuh sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Perawatan luka adalah merawat luka dengan memasang pembalut atau penutup pada luka agar luka tidak terbuka

Perawatan luka adalah upaya atau tindakan yang dilakukan untuk mencegah infeksi yang dilakukan dengan langkah-langkah tertentu.

  1. TUJUAN
  1. Agar terhindar dari infeksi.
  2. Agar luka tetap bersih.
  3. Mempercepat penyembuhan.
  4. Mencegah masuknya kuman dan kotoran ke dalam luka
  5. Mencegah terjadinya pencemaran oleh cairan dan kuman yang berasal dari luka ke daerah                        sekitarnya.
  6. Mencegah terjadinya infeksi silang
  7. Mengistirahatkan bagian yang luka atau sakit
  8. Sebagai penahan pada bagian yang luka atau sakit
  9. Memberikan rasa aman dan nyaman
  1. ALAT-ALAT PERAWATAN LUKA

1)      Seperangkat peralatan steril

  1. Pinset anatomi
  2. Pinset chirurgi
  3. Gunting lurus
  4. Kapas lidi
  5. Kasa steril
  6. Kasa penekan
  7. Kom kecil

 

2)      Peralatan tidak steril

  1. Gunting pembalut
  2. Plester
  3. NaCl
  4. Bengkok
  5. Kain pembalut atau verband
  6. Alat luka sesuai kebutuhan

 

 

 

 

 

 

  1. CARA-CARA PERAWATAN LUKA

Cuci tangan sebelum melakan tindakan

Lepaskan verban/balutan dengan cara menyentuh bagian luarnya saja. Jika kotor, pergunakan pinset.

Jika verban/balutan menempel pada luka, basahi dengan larutan NaCl, buka kalau sudah longgar.

Buang verban/balutan yang kotor ke dalam kantong tahan air untuk dibakar.

Bersihkan luka dengan hati-hati dengan obat anti kuman dari dokter atau rumah sakit.

Sarung tangan bebas kuman atau pinset bebas kuman dapat dipakai untuk memegang gumpalan kasa.

Mulai dari atas atau dekat dengan luka dan terus makin keluar.

Buang kasaa atau kapas yang digunakan untuk membersihkan setiap kali sekali mengsusap luka itu.

Tutup luka dengan verban/balutan bebas kuman, dengan memakai sarung tangan bebas kuman, pinset bebas kuman atau hanya disentuh disebelah luar, eratkan verban/balutan dengan plester.

Cuci tangan

 

  1. HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI OLEH PASIEN

      1)      Dibutuhkan verband steril dan kering untuk jangka waktu tertentu

      2)      Jaga jangan sampai luka tergesek-gesek oleh pakaian.

      3)      Langsung hubungi dokter jika tempat atau lokasi bekas luka terlihat membangkak, demam tinggi, nyeri hebat, dan pengeluaran nanah yang berlebih.

 

  1. PERAWATAN LUKA DI RUMAH

1)      Alat-alat yang digunakan

  1. Kasa atau kain bersih.
  2. Betadine.
  3. Plester.
  4. Air hangat.

2)      Langkah-langkah

  1. Mencuci tangan.
  2. Membersihkan luka dengan air hangat.
  3. Menutup luka dengan kasa atau kain bersih yang sudah diberikan betadine.
  4. Kemudian ditutup dengan kain bersih.
  5. Plester dengan rapi.
  6. Bereskan alat.
  7. Mencuci tangan.

 

  1. KERUGIAN TIDAK MELAKUKAN PERAWATAN LUKA
  1. Infeksi berat.
  2. Kecacatan.
  3. Gangguan terhadap sistem tubuh yang lain.
  4. Kematian.

 

  1. CUCI TANGAN
  2. Definisi cuci tangan

Menurut DEPKES 2007 mencuci tangan adalah proses yang secara mekanis melepas kotoran dan debris dari kulit tangan, dengan menggunakan sabun biasa dan air.

Mencuci tangan adalah membasahi tangan dengan air mengalir untuk menghilangi penyakit, agar kuman yang menempel pada tangan benar-benar hilang.

  1. Lima waktu penting melakukan mencuci tangan sehari-hari
  2. Sebelum memasukkan makanan kedalam mulut
  3. Sebelum mengolah makanan
  4. Sebelum memegang bayi
  5. Setelah menceboki anak
  6. Setelah BAK dan BAB
  7. Manfaat mencuci tangan
  8. Pencegahan dan pengendalian infeksi
  9. Menciptakan lingkungan yang aman
  10. Membunuh kuman penyakit yang ada ditangan
  11. Mencegah penularan penyakit seperti: diare, disentri, thypus, kecacingan,penyakit kulit, infeksi saluran pernafasan akut, flu burungdll
  12. Membuat tangan menjadi bersih
  13. Cara cuci tangan 6 langkah pakai sabun yang baik dan benar
  14. Basahi kedua telapak tangan setinggi pertengahan lengan memakai air yang mengalir, ambil sabun kemudian usap dan gosok kedua telapak tangan secara lembut
  15. Usap dan gosok juga kedua punggung tangan secara bergantian
  16. Jangan lupa jari-jari tangan, gosok sela-sela jari hingga bersih
  17. Bersihkan ujung jari secara bergantian dengan mengatupkan
  18. Gosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian
  19. Letakkan ujung jari ketelapak tangan kemudian gosok perlahan. Bersihkan kedua pergelangan tangan secara bergantian dengan cara memutar, kemudian diakhiri dengan membilas seluruh bagian tangan dengan air bersih yang mengalir. Lalu keringkan dengan handuk atau tissue.
  20. PEMBUANGAN SAMPAH
  21. Pengertian Pembuangan Sampah

Semua zat/benda yang sudah tidak terpakai lagi baik berasal dari rumah-rumah maupun sisa-sisa proses industry.

Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis.

2.Jenis Sampah

Berdasarkan asalnya, sampah di rumah sakit di bedakan menjadi 2 yaitu :

  1. Sampah medis

Merupakan sampah biomedis, seperti sampah dari pembedahan, botol infuse dan sejenisnya serta obat-obatan. Semua sampah ini terkontaminasi oleh bakteri, virus dan pembawa penyakit lainnya yang sangat berbahaya bagi manusia dan lingkungan sekitarnya.

  1. Sampah Non Medis

Sampah hasil buangan dari kantor administrasi, unit pelayanan, sampah dari ruang pasien dsb yang tidak berkaitan dengan kegiatan medis. Contoh sampah non medis adalah kertas, karton, botol, kaleng, sisa makanan/ bahan makanan, sisa pembungkus, sampah dapur dsb.

3.Dampak sampah terhadap kesehatan lingkungan, antara lain :

  1. Dampak Terhadap Kesehatan :

Pembuangan sampah yang tidak terkontrol dengan baik merupakan tempat yang cocok bagi beberapa organisme dan menarik bagi

berbagai binatang seperti lalat dan anjing yang dapat menimbulkan penyakit. Potensi

bahaya yang ditimbulkan, antara lain penyakit diare, kolera, tifus yang dapat

menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dapat bercampur

dengan air minum. Penyakit DBD dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang

pengelolaan sampahnya kurang memadai, demikian pula penyakit jamur (misalnya

jamur kulit).

  1. Dampak Terhadap Lingkungan :

Cairan terhadap rembesan sampah yang masuk kedalam drainase atau sungai akan             mencemari air, berbagai organisme termasuk        ikan dapat mati sehingga beberapa     spesies akan lenyap dan hal ini mengakibatkan

berubahnya ekosistem perairan biologis.

  1. Dampak Terhadap Sosial Ekonomi :

Pengelolaan sampah yang kurang baik dapat membentuk lingkungan yang kurang menyenangkan bagi masyarakat, bau yang tidak

sedap dan pemandangan yang buruk. Hal ini dapat berpengaruh antara lain terhadap

dunia pariwisata dan investasi

  1. Perilaku Membuang Sampah yang Benar
  2. Buanglah selalu sampah pada tempat sampah, sekecil apapun sampah tersebut, jangan

dibuang di sembarang tempat.

  1. Pisahkan antara sampah organik dengan sampah anorganik
  2. Sampah organik bisa dimanfaatkan sebagai pupuk untuk tanaman
  3. Sampah anorganik juga bisa dimanfaatkan kembali, misalnya kaleng

bekasdimanfaatkan sebagai pot bunga.

  1. Sampah yang tidak bisa dimanfaatkan sendiri, jangan dibiarkan menumpuk

terlalulama. Secara periodik buanglah ke TPS (Tempat Pembuangan

SampahSementara) agar diangkut oleh truk sampah ke tempat pengelolaan sampah.

  1. Jangan membakar sampah sembarangan, karena selain menimbulkan asap

yangmenyesakkan nafas, sampah-sampah tertentu dapat menghasilkan

yangmenyebabkan penyakit bila di bakar (seperti bahan plastik dan karet bila

dibakar menghasilkan gas yang dapat menyebabkan kanker). Selain itu ada juga

sampahyang dapat meledak bila terkena panas/dibakar (botol aerosol).

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

http://macrofag.blogspot.co.id/2013/02/sap-satuan-acara-penyuluhan-perawatan.html

timpkrs ruang 17. 2016. SAP perawatan luka. RSUD Dr saiful anwar Malang

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s